Laman

Rabu, 22 Desember 2010

betapa aku menciantaimu kasihku

dulu memang aku hanya tertarik denganmu .
tak ada satu niatan untuk serius padamu .
sampai pada suatu saat , ada hal yang membuatku sadar kaloo aku memang harus menyayang mu .

semakin nyata kasih yang kau beri ,
daan begitu besar napsuku untuk membalas kasih lebih dari yang kau beri .

tapi mungkin memang kau belum pantas buatku yang egois ini .
kau dekat dengannya .
berulang kali .
aku mencegah .
dan aku tau aku teralu mengekangmu .
teralu membatasi dengan siapa kau berteman .
tapi lama aku tau aku benar bila mencegahmu .
karna aku benar cemburu .
sampai aku benar tidak dapat mendengar namanya lagi .
di handphonemu ,aku hapus semua yang berhubungan dengannya .
biar kau tak akan ingat dia lagi .
AKU BERLEBIHAN :(
tapi aku takut kehilangan sosokmu .
kau bukan berharta ,
kau bukan raja ,
kau tak memiliki tahta ,
kau bukan segala ,
kau bukan sempurna ,
tapi kau bersemayam dihatiku .

tapi kini sudahlah rapuh hatiku .
aku rela kau pergi sejauh kau bahagia .
sejauh pilihanmu ,
aku ingin berusaha menyadari ..

kini mungkin tanpa KITA sadari ,
kita telah berpisah dari satu jalan yang lama kita tempuh ..
berjalan kearah tak sama karna sama sama menyimpan ego yang sangat .
terimakasih kasihmu :)
kau harus tau betapa aku menyayangmu ,kasihku :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar